Dukung Pendidikan Vokasi, Pemprov Malut Gandeng Kementerian ESDM

Sofifi, Maluku Utara – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan. Dalam pembukaan Rapat Evaluasi Satuan Pendidikan (TOT Operator Dapodik) yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara di Hotel Bela Ternate pada Senin malam (15/9/2025), Sherly menyampaikan pentingnya langkah-langkah tegas dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini.

Gubernur Sherly mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang telah diraih jajaran Dinas Pendidikan meskipun masih ada sejumlah tantangan yang harus diselesaikan. “Saya memberikan penghargaan kepada Kadis Pendidikan beserta jajarannya yang telah mengimplementasikan seluruh program yang kami jalankan selama tujuh bulan terakhir. Prioritas 100 hari kerja kami adalah sektor pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

BACA JUGA  Mantan Kepsek “Gantung” Upah Tukang Pekerjaan Bangunan SDN 190 Halsel

Ia juga menyatakan bahwa sejak Mei lalu, Pemprov Maluku Utara telah menggratiskan uang komite untuk SMA/SMK negeri, kemudian dilanjutkan untuk sekolah swasta dan madrasah pada Juli 2025. Namun, Gubernur Sherly menegaskan bahwa kebijakan tersebut belum cukup. Oleh karena itu, pemerintah meluncurkan Program Beasiswa 1.000 Anak Maluku Utara, yang ditujukan bagi siswa SMA/SMK/SLB yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

BACA JUGA  Pemprov Malut 'Tege' DBH Kabupaten/Kota Senilai Rp 15 Miliar

“Mulai April tahun depan, SMA dan SMK dapat menginventarisasi siswa penerima beasiswa, baik melalui jalur prestasi maupun jalur ekonomi. Dengan begitu, calon anak-anak kita tidak akan kesulitan mencari beasiswa ketika lulus,” jelasnya.

Sherly juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh lulusan perguruan tinggi dalam mencari pekerjaan. Untuk itu, pemerintah mendorong peningkatan keterampilan berbasis digital agar lulusan memiliki daya saing di dunia kerja. Ia berencana akan merehabilitasi 60 sekolah melalui APBD dan revitalisasi 50 sekolah lainnya melalui program DAK pada tahun 2025.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah