Sarbin mengindikasikan bahwa lambatnya realisasi anggaran disebabkan oleh keterlambatan dalam pemenuhan dokumen administratif yang menjadi syarat untuk melaksanakan anggaran.
Ia menekankan bahwa hasil evaluasi yang dilakukan memberikan kepastian bahwa saat ini semua sudah berada dalam proses pelaksanaan.
“Saat ini, pengadaan dan lelang sudah berjalan. Mudah-mudahan di akhir atau awal September, pelaksanaannya sudah mulai normal dan berjalan sesuai rencana,” ungkap Sarbin.
Ia juga menegaskan bahwa dari Agustus hingga Desember, realisasi anggaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara dipastikan akan rampung, mengingat banyaknya kegiatan yang berfokus pada pengadaan.
Ia menambahkan, jika dihitung sejak bulan September, waktu yang tersisa masih tergolong normal, sehingga pihaknya memberikan peringatan kepada semua OPD untuk memastikan tidak ada lagi yang mengalami keterlambatan dalam realisasi anggaran di bulan-bulan berikutnya. “Sebagai langkah antisipasi, kami memberikan warning kepada OPD. Kami berharap setiap OPD melakukan percepatan agar tidak mengalami keterlambatan,” tutup Sarbin. (RFJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!