Ternate, Maluku Utara – Dana insentif (reward) sebesar Rp 30 miliar dari pemerintah pusat (Kementerian PUPR) untuk perbaikan infrastruktur jalan di Kota Ternate hingga kini belum menunjukkan perkembangan yang jelas. Padahal, dana tersebut direncanakan untuk memperbaiki 20 ruas jalan dengan total panjang sekitar 15 kilometer.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Ternate, Rus’an M Nur Taib, bersama pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, belum memberikan penjelasan resmi terkait progres penggunaan dana tersebut.
Kerusakan jalan di sejumlah titik di Kota Ternate semakin meresahkan masyarakat. Kondisi jalan berlubang, retak, hingga bergelombang banyak ditemukan di kawasan padat lalu lintas, dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pantauan Haliyora.id pada Kamis (14/8), sejumlah ruas jalan yang masih mengalami kerusakan parah antara lain Jalan Pahlawan Revolusi (depan Taman Film), Jalan Juma Puasa (sekitar TPU China), Jalan Nukila (utara Gedung PGM), Jalan Melati (depan Panti Sosial Himo-Himo), Jalan Balibunga, dan Jalan Jeruk (menuju Sport Hall). Hingga kini, belum terlihat adanya perbaikan dari Dinas PUPR setempat.
“Torang sudah berulang kali mengeluh, tapi tidak ada tanggapan. Ini jalan rusak bisa membahayakan pengendara, apalagi di malam hari,” keluh seorang warga Tabona yang enggan disebutkan namanya, Kamis kemarin (14/8).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!