Meski demikian, Sashabila tetap optimis dan menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara guna memastikan kelanjutan pembangunan secara bertahap.
“Kalau untuk Taliabu sangat banyak program yang diusulkan Pemprov Malut, tapi kita terkendala data dukungan sehingga tidak di acc di Pemerintah Pusat. Terus sulit untuk selesaikan sejumlah sengketa lahan dalam waktu yang singkat. Tetapi saya akan terus berjuang agar Pembangunan tetap berjalan bertahap,” jelasnya.
Lebih lanjut Sashabila katakan Pemerintah Daerah Pulau Taliabu dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus berupaya menyelaraskan langkah dan persepsi untuk memastikan kelancaran pembangunan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga memberikan perhatian khusus dengan mempertimbangkan berbagai ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat terkait pembangunan di Taliabu.
Bupati Pulau Taliabu menegaskan bahwa Taliabu bukanlah daerah yang dianaktirikan oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Namun, seperti daerah lain di Maluku Utara, Taliabu perlu memulai dari awal. Hal ini disebabkan oleh ketertinggalan yang signifikan dalam hal administrasi dan tata kelola pemerintahan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!