Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Keuangan dan Akuntabilitas Daerah, Pemprov Malut dan BPKP Teken Kerjasama

Sofifi Maluku Utara – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut), bersama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sepakat meningkatkan sinergi perencanaan, pengendalian, serta akuntabilitas keuangan dan pembangunan di lingkup Pemprov Malut. Kesepakatan kedua belah pihak ditandai dengan penandatanganan kerja sama yang langsung diteken Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Setya Nugraha pada Rabu (30/7/2025), di Kantor Pusat BPKP, Jakarta.

BACA JUGA  Bupati Usman Sidik Beberkan 12 Prestasi, Satu Tahun Kepemimpinannya di Hari Jadi Halsel

Gubernur Malut, Sherly dalam sambutannya menjelaskan, penandatanganan kerja sama antara Pemprov Malut dengan BPKP merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya dalam peningkatan akuntabilitas keuangan dan pembangunan serta penguatan pengawasan dalam mendukung dan meningkatkan kinerja pelayanan publik.

”Melalui Nota Kesepahaman ini, diharapkan terbangun sinergi dan kolaborasi yang kokoh antara Pemprov Maluku Utara dan BPKP untuk mengawal pembangunan daerah secara lebih terarah dan akuntabel,” katanya.

BACA JUGA  Triwulan Pertama 2021, Belum Ada Desa di Haltim yang Cairkan ADD

Sementara itu, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh mengatakan, sejumlah permasalahan masih membayangi penyelenggaraan pemerintahan di daerah, di antaranya, kualitas pengelolaan keuangan yang belum optimal, lemahnya tata kelola dan pengendalian intern, serta kurang berdampaknya fungsi pengawasan internal (APIP). Selain itu, isu integritas juga dinilai sebagai tantangan besar yang harus segera diatasi.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah