Dihadapan Wamenkes, Wagub Malut Harap Pemerintah Pusat Programkan RSUP di Seluruh Pelosok Negeri

Sofifi, Maluku Utara – Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe, mendampingi Menteri Kesehatan RI, Prof. Dr. Dante Saksono Harbuwono, menghadiri rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-75 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) bertempat di Aula Nuku Unkhair Ternate, Rabu (30/7/2025).

Rangkaian kegiatan Dies Natalis FKUI ke-57 ini, dirangkaian dengan penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia berupa beasiswa dokter, dokter spesialis dan dokter sub spesialis yang ditandatangani oleh Wakil Gubernur Maluku Utara bersama Warek III Bidang riset dan inovasi Universitas Indonesia yang disaksikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

BACA JUGA  Akademisi : Pemprov Malut Harus Reaksi Cepat Soal Plt Sekda

Wakil Gubernur dalam sambutannya mengatakan, Kesehatan menjadi bagian penting dari kehidupan kita, apapun prestasi kita di daerah tetapi kalau masih banyak orang tidak sehat maka kita dianggap belum berprestasi, oleh karena itu perlu meningkatkan kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.

“Pemerintah Daerah telah mendorong masyarakat untuk mendapatkan kesehatan yang baik, yakni dengan menyelesaikan tunggakan BPJS kesehatan di seluruh kabupaten/kota sehingga mudah-mudahan masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang baik,” ujar Wagub Sarbin.

Dirinya juga menyampaikan bahwa 10 Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Provinsi Maluku Utara, terdapat dua kota dan 8 Kabupaten, sementara akses transportasi yang bisa dilalui lewat darat hanya 4 Kabupaten, sedangkan Kabupaten lainnya dengan menggunakan transportasi laut. 

BACA JUGA  KPU Morotai Tetapkan DPT Pilkada 2024 Sebanyak 54.629 Jiwa

Ia menuturkan, kebutuhan kesehatan di daerah kepulauan harus spesifik karena tantangan geografis dan aksesibilitas. Kebutuhan utama meliputi ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai seperti rumah sakit rujukan untuk menangani para pasien, sehingga tidak perlu rujuk ke luar daerah karena biayanya sangat mahal.

“Saya berharap kepada Wakil Menteri Kesehatan agar memprogramkan di seluruh wilayah Indonesia bisa mendapat rumah sakit umum pusat atau diurus oleh pemerintah pusat, Sehingga masyarakat Maluku Utara tidak harus berobat karena gula darah, paru-paru serta jantung  ke Jakarta,” harapnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah