Ia menyebutkan, pada APBD induk 2025, Pemprov telah membayar utang Multiyears dan SMI di APBD induk 2025 sebesar Rp 40 miliar lebih. Sementara sisanya akan dibayarkan di perubahan anggaran.
“Kita terus dorong tapi saya tidak bisa menyebutkan di sini karena masih terus dimatangkan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah atau (TAPD) yang diketuai oleh Sekretaris Daerah. Kita akan tetap membayar tapi bertahap, tidak bisa sekaligus, yang jelas Gubernur punya komitmen untuk menyelesaikan seluruh utang-utang tersebut,” jelasnya.
Kendati begitu, Wagub mewanti-wanti bahwa kemungkinan seluruh utang-utang ini tidak akan bisa diselesaikan pada 2026. Kata Sarbin, bisa saja utang ini akan dituntaskan secara berkala hingga di tahun 2027, karena nilainya kurang lebih mencapai Rp 1 triliun.
“Mudah-mudahan seluruh utang ini bisa selesai di tahun depan karena nilainya cukup besar, karena soal utang ini juga menjadi program prioritas gubernur,” pungkasnya. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!