Adapun Riswan Lauhin merupakan putra asli daerah Ternate, Maluku Utara. Lahir pada 8 Agustus 1998. Bek berpostur 175 cm yang musim lalu memperkuat Persebaya Surabaya itu bertekad mengharumkan klub tanah kelahirannya di level nasional.
“Saya datang untuk berjuang dan membuat keluarga serta masyarakat Maluku Utara bangga. Saya berharap dapat berkontribusi besar demi mempersembahkan gelar juara untuk Malut United,” ucap Riswan.
Di sisi lain, meski bukan berasal dari Timur, Angga dan Riyan memiliki misi yang sama seperti Lauhin dan Abduh untuk membawa Malut United meraih prestasi yang lebih baik dari sebelumnya.
Angga datang dengan segudang pengalamannya di sepak bola Tanah Air. Persekap Pasuruan, PS TNI, Madura United, TIRA-Persikabo, Persebaya Surabaya, hingga Borneo FC pernah merasakan jasa kiper kelahiran Sidoarjo, 30 November 1993 tersebut.
“Senang dan bangga dapat bergabung dengan Malut United. Saya siap memberikan yang terbaik untuk berjuang bersama meraih gelar juara,” ucap pemain yang biasa disapa Cecep itu.
Sementara itu, Riyan merupakan jebolan PSIS Semarang. Selama 5 musim memperkuat Laskar Mahesa Jenar, pemain berusia 28 tahun itu mencatatkan 119 penampilan dengan torehan 12 gol dan 6 assist.
Kemampuannya bermain di banyak posisi juga menjadi salah satu kelebihan Riyan yang dinilai tim pelatih sesuai dengan kebutuhan tim. “Saya ingin memberikan yang terbaik di setiap kesempatan dan meraih prestasi setinggi-tingginya bersama Malut United,” kata Riyan. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!