Lelang Proyek Pemprov Malut Lambat, Baru Jalan 26 Persen

Selanjutnya, Dinas Pertanian (Distan) 8 paket sudah tayang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) 9 paket sementara diproses, Panti Sosial Bumi Sejahtera 1 paket. Kemudian RSUD Chasan Boesoirie yaitu 2 paket, dimana 1 paket sudah dilelang, Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sofifi sebanyak 6 paket, dimana 5 paket sudah diproses. Selanjutnya Sekretariat DPRD sebanyak 5 paket, 3 di antaranya sudah dalam proses, sedangkan OPD lain belum sama sekali.

BACA JUGA  Tok! DPRD Maluku Utara Sahkan Perda RPJMD 2025-2029 

“Untuk itu data yang saya ambil ini berdasarkan SIRUP baik dari tender maupun seleksi, dan kalau data ini ada perubahan tolong dikonfirmasi,” ucap Hairil.

Hairil menekankan pentingnya efisiensi dalam proses lelang ini. “Dengan adanya lima efisiensi yang sudah selesai, sebenarnya OPD sudah tidak ada alasan lagi untuk lambat dalam mengajukan dokumen. Sesuai instruksi gubernur, OPD harus segera memasukkan dokumen paket-paket yang akan dilelang,” ujarnya.

BACA JUGA  Ini Janji Imran Yakub Pasca Dilantik Menjadi Kadikbud Malut

Menghadapi sisa waktu yang hanya 4 bulan sebelum tenggat waktu, Hairil mengingatkan semua OPD agar segera menyerahkan dokumen lelang. “Kami berharap ini dapat meningkatkan kecepatan proses lelang agar proyek-proyek dapat segera dilaksanakan,” pungkasnya. (RS/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah