Lelang Proyek Pemprov Malut Lambat, Baru Jalan 26 Persen

Sofifi, Maluku Utara – Plt Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Maluku Utara, Hairil Hukum, mengungkapkan bahwa hingga 22 Juni 2025, jumlah paket proyek yang telah dilelang oleh BPBJ dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru mencapai Rp 77 miliar lebih.

Angka ini hanya setara dengan 26 persen dari total anggaran yang direncanakan untuk dilelang, yaitu sekitar Rp 321 miliar lebih. “Dari total paket proyek, kami melakukan lelang umum mencakup pekerjaan konstruksi, pengadaan barang, dan seleksi jasa konsultasi,” ujar Hairil, Selasa (22/7/2025).

BACA JUGA  Bawaslu Tikep Tegaskan ASN Harus Netral dalam Pemilu

“Jadi sudah sebesar 26 persen, dengan lelang umum yaitu pekerjaan konstruksi, pengadaan barang dan seleksi jasa konsultansi,” kata Hairil Hukum, Selasa (22/7/2025).

Menurut informasi yang disampaikan Hairil, sejumlah OPD telah menampilkan paket proyek dalam Sistem Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).

“Antara lain, Badan Penghubung 2 paket, Biro Umum dari 5 paket sudah 1 paket yang masuk, Kearsipan 1 paket, Dinas Kehutanan (Distan) 1 paket, Dinas Pangan 2 paket 1 paket sudah ditayangkan. Lalu Dinas PUPR sebanyak 135 paket, yang sudah masuk sebanyak 61 paket, DP3A yaitu 2 paket, 1 paket sudah tayang,” urai Hairil.

BACA JUGA  Lantai II Pasar Higienis Ternate jadi Tempat 'Mejeng' Muda-mudi
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah