Sofifi, Maluku Utara – Ketua DPRD Maluku Utara, Ikbal Ruray, mendesak Gubernur Sherly Tjoanda untuk lebih fokus dalam mendorong penyerapan anggaran pemerintah daerah yang baru mencapai angka 30 persen pada bulan ketujuh tahun 2025.
Hal ini disampaikan menyusul laporan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengategorikan Pemprov Maluku Utara sebagai daerah dengan penyerapan APBD terendah di Indonesia.
Dalam laporannya per 6 Juli 2025, Puspen Kemendagri mengungkapkan bahwa Pemprov Maluku Utara masuk dalam jajaran terendah untuk realisasi APBD triwulan II di Indonesia, sementara kabupaten dengan penyerapan terendah adalah Halmahera Utara.
“Jadi soal penyerapan anggaran ini, gubernur harus fokus memanggil seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Bappeda dan BPBJ, dan duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tegas Ikbal Ruray, Rabu (9/7/2025).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!