Ternate, Maluku Utara – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Ternate mengakui masih banyak aset tanah milik Pemkot yang belum bersertifikat. Ini menjadi prioritas untuk diselesaikan.
Hal itu disampaikan Kepala BPKAD Kota Ternate, Abdullah Hi Saleh, usai menghadiri rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Ternate di Kantor DPRD, Senin (7/7/2025).
Rapat tersebut merupakan bagian dari pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LPP-APBD) Tahun Anggaran 2024.
“Memang benar, dari total 1.216 aset milik Pemkot Ternate, baru 548 bidang yang bersertifikat. Sisanya, 668 aset belum memiliki sertifikat,” ungkap Abdullah.
Ia menjelaskan, DPRD dalam rapat itu menyoroti serius persoalan aset, terutama terkait pengamanan dan pemeliharaan aset tanah, baik yang berupa lahan kosong maupun yang sudah dibangun.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!