Sofifi, Maluku Utara – Rencana Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mensubsidi pengadaan kapal cepat KM Expres Cantika O8 untuk rute Ternate-Sofifi sebagai moda transportasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), menuai polemik. Pelaku usaha speed boat Sofifi dengan tegas menolak kebijakan tersebut
Mereka menilai kebijakan itu akan berdampak negatif terhadap pendapatan mereka.
“Jika rencana tersebut jadi maka akan mematikan ekonomi para penyedia jasa speedboat,” kata salah satu pemilik speedboat yang ditemui wartawan, Senin (07/07/2025).
Menindaklanjuti keluhan penyedia speedboat rute Sofifi-Ternate, Komisi III DPRD malut telah memanggil Dinas Perhubungan.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!