Dirjen Otda Beri Sinyal Buruk, Perjuangan 3 DOB di Halsel Terganjal Lagi

Labuha, Maluku Utara – Isu pemekaran wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) menghadapi jalan terjal. Hingga kini, belum ada respon positif dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait aspirasi pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB). 

Belum ada sinyal ini bisa memicu gelombang aspirasi yang semakin meningkat di Halsel terkait DOB bakal ‘down’. Adapun DOB di Halsel yang disuarakan warga hingga ke parlemen antara lain, DOB Pulau Obi, Gane, dan Kota Bacan.

BACA JUGA  Realisasi Pendapatan Daerah Pemprov Malut 2023 Capai 75,12 Persen

Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halsel, Muslim Hi Rakib mengungkapkan, meski telah melakukan konsultasi dengan Dirjen Otda dan Komisi II DPR RI, namun hasilnya tidak memuaskan karena tetap terjegal oleh aturan moratorium yang berlaku.

“Kami telah berkonsultasi dengan Dirjen Otda dan Komisi II DPR RI, namun pada prinsipnya pemerintah daerah bersama pemerintah pusat masih tunduk pada ketentuan yang berlaku,” ujar Muslim saat diwawancarai oleh wartawan, Senin (7/7/2025).

BACA JUGA  Perkara PPK Sulbar tak Penuhi Unsur Pelanggaran Pemilu
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah