Dari sisi teknis, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Ternate, Nandi Naser, mengakui bahwa sebagian rekomendasi DPRD memang telah dijalankan, namun belum sepenuhnya optimal.
Ia menyebut, keberadaan pos jaga akan berfungsi sebagai pusat kontrol keamanan dan keteraturan parkir pasar. Pos tersebut rencananya akan beroperasi 24 jam, melibatkan kolaborasi lintas OPD seperti Disperindag, Dishub, dan Satpol-PP.
“Pos ini penting untuk meningkatkan pengawasan dan efektivitas penertiban di kawasan Pasar Higienis. Dengan sistem bergilir dan koordinasi yang baik, ini akan jadi solusi jangka panjang,” pungkasnya. (Mg01/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!