Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Lutfi Tutupoho, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan akan dimulai pada awal Juli 2025. Hingga kini, sedikitnya 25 desa telah terdata sebagai calon lokasi kebun hortikultura.
“Tim terus mendata beberapa desa yang belum masuk dalam daftar karena targetnya adalah seluruh desa di Halmahera Tengah harus memiliki kebun,” jelas Lutfi.
Adapun komoditas yang akan ditanam meliputi jagung, tomat, cabai, dan sayuran lainnya, yang diharapkan dapat menopang ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Meski begitu, Lutfi belum merincikan desa mana saja yang menjadi titik fokus program ini. (RFJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!