Ternate, Maluku Utara- Pemkot Ternate berencana menggandeng pihak swasta dalam penerapan integrasi sistem elektronik untuk optimalisasi PAD. Rencana tersebut mendapat respon positif dari akademisi.
Sebagaimana disampaikan oleh Nurdin Muhammad, Ekonom Unkhair Ternate, bahwa, jika Pemkot Ternate menggandeng pihak swasta dalam program integrasi system elektronik untuk menngoptimalkan PAD itu sangat positif.
Nurdin menyebut, sistem pembayaran pajak melalui elektronik ini merupakan salah satu langkah positif, karena selama ini terjadi kebocoran retribusi.
“Sistem elektronik yang digunakan memang sangat baik, untuk menjaga kebocoran retribusi,” ujarnya, Selasa (19/10/2021).
Menurut Nurdin, salah satu faktor yang menyebabkan kebocoran adalah karena terjadi penyimpangan di level aparat di lapangan, lantaran pungutan dilaksanakan secara manual yang sangat berpotensi terjadi kebocoran. ”Pungutan secara manual itu kan sangat berpotensi terjadi kebocoran, dan itu bisa saja dimainkan petugas di lapangan,” ujarnya.
Untuk itu, meski diterapkan system elektronik, Nurdin menyarankan agar Pemkot harus memastikan penerapan sistem elektronik pada semua titik retribusi berjalan lebih efektif dan efesien.
“Misalnya pajak restoran, rumah makan, parkir dan retribusi lainnya supaya efektif. Jadi petugas tinggal memperketat pengawasan,” kata Nurdin mengakhiri. (Arul-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!