Masalah tersebut menuai sorotan sejumlah kalangan, di antaranya akademisi Universitas Khairun (Unkhair), Nurdin I. Muhammad. Ia menilai kondisi perpustakaan saat ini tidak layak sebagai fasilitas layanan publik. “Parah,” singkatnya dengan nada kritik, Rabu (4/6/2025).
Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate, M. Reza Rinaldy Y. AR, juga mendesak Pemkot agar segera memberikan kepastian mengenai pembangunan gedung perpustakaan. “Kami meminta kejelasan lokasi dan kepastian pembangunan. Tahun depan, perpustakaan sudah harus mulai dibangun,” tegas Reza, Selasa (10/6/2025).
Namun, harapan tersebut kembali dihadapkan pada prioritas lain. Kepala Bidang Pertanahan Disperkimtan Kota Ternate, Nasrul Z. Andili, menyatakan bahwa pada lahan reklamasi yang sama, pembangunan justru akan difokuskan pada Menara Arsip, bukan gedung perpustakaan.
“Hanya Menara Arsip yang akan dibangun dengan DAK/APBN, padahal yang selama ini telah diperjuangkan oleh Kepala Dispersip di pusat itu untuk membangun gedung perpustakaan,” jelas Nasrul, Selasa, 10 Juni 2025. (Mg01/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!