Ia menjelaskan, Dinas PUPR telah membantu menghitung kebutuhan lahan dan menyusun perencanaan teknis sebagai dasar pengusulan ke pemerintah pusat. Dari total sekitar 9 hektare lahan reklamasi, sebagian telah dialokasikan untuk pembangunan gedung perpustakaan. “Ketika anggaran dari kementerian turun, maka kami siap melakukan pembangunan sesuai rencana awal,” tegas Rizal.
Sebelumnya, Kepala Dispersip Kota Ternate, Safia M. Nur, mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada gedung khusus untuk perpustakaan daerah. Saat ini, seluruh aktivitas pelayanan perpustakaan masih menumpang di kantor Dispersip. “Di daerah lain, perpustakaan memiliki gedung sendiri. Tapi di Ternate, masih bergabung dengan kantor kami,” ungkap Safia kepada Haliyora.Id, Selasa (3/6/2025).
Ia menambahkan, harapan sempat muncul ketika lokasi reklamasi Kalumata ditetapkan sebagai titik pembangunan. Namun, realisasi anggaran menjadi kendala utama.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!