Lebih lanjut, Ghifari menyatakan bahwa di beberapa pulau terluar seperti Moti, Hiri, dan Batang Dua, hingga saat ini belum ada kelurahan yang menyerahkan data penerima minyak tanah bersubsidi.
“Di Kecamatan Ternate Utara saja ada 8 kelurahan yang belum memasukkan data, di Ternate Selatan ada 9 kelurahan, Ternate Tengah ada 5 kelurahan, Ternate Barat ada 6 kelurahan, dan di Ternate Pulau ada 3 kelurahan. Karena data tidak lengkap, rapat terpaksa ditunda,” tambahnya.
Ghifari menekankan pentingnya perhatian pemerintah terhadap pengumpulan data penerima minyak tanah bersubsidi agar tidak terjadi revolusi di setiap pangkalan. “Bagaimana kita bisa melakukan perbaikan penyaluran minyak tanah jika penerima data minyak tanah tidak jelas sama sekali,” tegasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!