Pemkot Ternate tak Anggarkan Pengadaan Buku, Akademisi : Hambat Kemajuan Literasi

Ternate, Maluku Utara – Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate yang tidak mengalokasikan anggaran untuk pengadaan buku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) tahun ini, dikritik kalangan akademisi. Keputusan ini dinilai tidak sejalan dengan semangat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kota yang dikenal memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tinggi.

Akademisi Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, Nurdin I. Muhammad, menyebut langkah Pemkot tersebut sebagai bentuk efisiensi yang tidak tepat sasaran dan berpotensi menghambat kemajuan literasi masyarakat kota.

BACA JUGA  BNPB Salurkan Dana Rp 94 Miliar Rehabilitasi Rumah Korban Gempa Halsel

“Efisiensi seharusnya diterapkan pada pos-pos anggaran yang bersifat rutin, seperti perjalanan dinas atau ATK. Bukan pada aspek strategis seperti pengadaan buku yang menyangkut penguatan literasi masyarakat,” ujar Nurdin kepada wartawan, Rabu (4/6/2025).

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah