Ini karena memang di babak pertama ruang bagi Malut United cukup sulit, sebab permainan mereka tampak dikurung Persija Jakarta, sehingga sukar keluar menyerang.
Walau dalam kondisi tertekan, Malut United tak sudi memberi peluang gol bagi lawan. Wahyu Prast dan Yance Sayuri terus menggunting bola serangan lewat sapuan mereka.
Pertahanan yang solid dari Malut, membuat Persija sukar untuk mengkreasikan peluang menjadi gol. Sedangkan kubu Malut United belum bisa bergerak jauh.
Hingga wasit meniup peluit babak pertama, skor kedua tim tetap berimbang, 0-0.
Pada babak kedua mulai, terjadi pergantian pemain dari kedua tim, Rifal Lastori dan beberapa pemain lain, dipercayakan masuk. Sementara di kubu Persija Jakarta, Marko Simic striker Persija asal Kroasia dan sejumlah pemain pengganti ditarik masuk.
Hasil pergantian pemain ini cukup memberi perubahan berarti, bagi jalannya laga kedua tim. Di babak kedua, Laskar Kie Raha, mulai menampilkan permainan impresif setelah Coach Imran merotasi para pemain.
Peluang Laskar Kie Raha mulai terlihat di menit ke 50, lewat satu tembakan ke gawang melalui tendangan keras Frets Butuan dari luar kotak penalti. Namun sayang, bola datar itu masih bisa digunakan kiper Persija Carlos Eduardo.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!