Ia merasa kondisi ini sangat meresahkan terutama jika keadaan darurat seperti ibu hamil yang hendak melahirkan dan harus dirujuk ke rumah sakit. “Kami kalau banjir setengah mati, kalau ada ibu hamil yang mau melahirkan lalu dibawa ke rumah sakit di kota, tapi kalau banjir bisa-bisa mereka melahirkan di sana (tempat tinggal),” ungkapnya.
Lebih lanjut, dia menyoroti kerusakan parah pada jalan serta ketiadaan jembatan. “Jalan me so ancor, jembatan me tarada, lengkap sudah Halmahera Selatan pe penderitaan. Khususnya torang Bibinoi dan sekitarnya,” keluhnya.
Keluhan berlanjut hingga di akhir video, ia mengatakan bahwa akibat terputusnya jalan, kendaraan mereka tidak bisa beroperasi. “Kalau begini, mobil kami bisa ditarik dealer karena kita sudah tidak dapat uang, karena tidak bisa mencari lagi kalau jalan seperti ini,” sambungnya. (Mg04/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!