Abrasi Meluas, Rumah Warga di Pesisir Bobisingo Halmahera Utara Mulai Dikikis Air Laut

Galela, Maluku Utara – Swering di Desa Bobisingo, Kecamatan Galela Utara, mengalami kerusakan parah akibat hantaman ombak pantai. Kondisi ini terjadi sejak tahun 2021 lalu sehingga mengakibatkan sejumlah rumah warga terancam abrasi.

Menurut informasi yang diperoleh Haliyora.id, kerusakan ini bermula dari dibangunnya swering oleh Pemkab Halmahera Utara pada tahun 2013, yang semula mampu melindungi masyarakat setempat dari abrasi. Namun, seiring dengan rusaknya swering tersebut pada tahun 2021, terutama saat air laut mulai pasang, abrasi kembali terjadi. Ombak pantai yang tinggi kini menghantam hingga ke rumah warga.

BACA JUGA  Lokasi Banjir Bandang  Rua Ternate Ditetapkan Zona Merah

Jarak pemukiman masyarakat di Desa Bobisingo terbilang sangat dekat dengan pantai, yaitu sekitar 5-10 meter, membuat mereka sangat bergantung pada keberadaan swering. 

Asbar, seorang pemuda dari Bobisingo, mengungkapkan dampak serius yang dirasakan oleh masyarakat. “Dampak yang sangat terasa itu ketika Desember saat air laut pasang, hampir semua rumah terkena hempasan ombak,” katanya saat ditemui wartawan, Selasa (13/5/2025).

BACA JUGA  Rumah Terbakar, Dua Warga Dibantu Pemda Taliabu
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah