“Sejak kejadian itu, saya dan suami tinggal di rumah saudara. Kami hanya bisa bertahan di sana karena situasi semakin sulit. Hidup di rumah orang lain itu memang tidak nyaman, apalagi perasaan tidak enak kepada pemilik rumah, namun demi pendidikan anak saya harus tetap bertahan,” ungkapnya.
Para korban yang rumah rusak pun kembali menuntut agar janji Bupati segera dilaksanakan.
“Bupati sudah berjanji untuk memperbaiki rumah kami, maka sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menepati janji tersebut. Saya berharap pemerintah benar-benar peka terhadap keadaan kami dan secepatnya menyelesaikan perbaikan rumah kami,” tegas Nurmiah. (Mg02/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!