Untuk kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga mengalami inflasi sebesar 1,45 persen, dengan indeks meningkat dari 102,70 menjadi 104,19. Kelompok kesehatan mencatat inflasi sebesar 0,27 persen, dengan kenaikan indeks dari 101,29 menjadi 101,56.
Selanjutnya, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya mengalami inflasi sebesar 2,51 persen, dari 101,33 menjadi 103,87.
Kelompok pendidikan mengalami inflasi 2,56 persen, dengan indeks naik dari 103,05 menjadi 105,69, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran juga mengalami inflasi sebesar 4,15 persen, dengan indeks meningkat dari 104,25 menjadi 108,58. Sedangkan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi sebesar 4,55 persen, dari 106,37 menjadi 111,21.
Di sisi lain, terdapat tiga kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi. Kelompok transportasi mencatat deflasi y-on-y sebesar 4,78 persen, dengan penurunan indeks dari 110,37 pada April 2024 menjadi 105,09, April 2025.
Kelompok pakaian dan alas kaki mengalami deflasi sebesar 2,69 persen ditandai penurunan indeks dari 109,61 menjadi 106,66. Sementara itu, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,28 persen, dengan indeks turun dari 99,72 menjadi 99,44 pada April 2025.
Sebagai perbandingan, inflasi y-on-y pada April 2024 tercatat sebesar 3,14 persen, dan April 2023 sebesar 5,63 persen. Adapun inflasi y-to-d pada April 2024 sebesar 0,78 persen, dan April 2023 sebesar 2,00 persen. Data ini menunjukkan adanya tren peningkatan tekanan inflasi di Kota Ternate. (Mg04/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!