Akademisi-Politisi Soroti Renovasi Kediaman Gubernur Malut Pakai Swakelola, Desak DPRD Panggil BPBJ dan Dinas PUPR

Menurutnya, DPRD Maluku Utara penting mengundang Kepala Biro PJB dan Kadis PUPR untuk memintai keterangan atas hal ini. Terlebih karena pendanaannya bersumber dari DAU 2025.

“Karena sepengetahuan saya, pencadangan dana TKD pada tahun 2025 itu bersumber dari DAU SG Bidang peruntukkan PU. Jadi saya kira penting bagi DPRD untuk menjalankan fungsi pengawasannya dengan meminta penjelasan ke BPBJ dan PUPR terkait hal ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Tersandung Kasus Dugaan Penelantaran Istri, Bupati Morotai Diminta Copot Umar Ali dari Jabatan Sekda

Azis Hasyim juga menyoroti hal lainnya adalah gubernur diduga pernah melontarkan pernyataan ke publik bahwa DAU Malut habis untuk belanja pegawai, pada rapat dengan DPR RI di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Maka logikanya kalau DAU habis untuk belanja pegawai kok ada proyek yang didanai dari DAU? Ini yang menjadi paradoksal. Karena itu DPRD penting untuk memintai keterangan Karo PJB dan Kadis PUPR terkait hal ini,” cecarnya.

BACA JUGA  Terungkap ! Sejumlah Proyek Dinas PUPR Malut yang Dibiayai DAK Tahun 2024 Tidak Selesai Dikerjakan
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah