Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Tanto, menjelaskan bahwa anggaran sebesar Rp 8,8 miliar ini akan digunakan untuk melakukan renovasi pada empat bangunan, yaitu kediaman gubernur, aula, istana rakyat (guest house) dan rumah jaga.
“Jadi anggaran sebesar itu kita membangun empat bangunan dengan sistem rehab dengan durasi waktu tiga bulan,” ungkap Tanto pada Kamis (8/5/2025).
Tanto mengakui, bahwa selama menjadi PPK baru pertama kali dirinya mengelola kegiatan dengan pagu miliaran rupiah melalui swakelola. Ia menyampaikan tantangan dalam mempertimbangkan material dan tenaga kerja yang kreatif.
“Tapi bagi saya ini tidak menjadi masalah. Sebagai staf yang diberikan tanggung jawab, saya harus menjalankannya. Ini juga sangat menantang karena PPK harus berpikir tentang material dan pekerja,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!