Polisi Tutup Tambang Emas Ilegal di Pulau Obi, Warga Menjerit : Bupati Tolong Kami

Ia juga menyinggung minimnya kejelasan perizinan operasional pertambangan daerah di wilayah Obi. Menurutnya, selama ini banyak warga yang menggantungkan hidup pada sektor pertambangan.

“Jika memang diperlukan izin, kami siap mengajukan, tetapi kami butuh pendampingan untuk memperlancar prosesnya. Jangan sampai kami tutup begitu saja tanpa ada solusi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sarna menegaskan, selain untuk mendukung perekonomian masyarakat, aktivitas pertambangan mereka juga menyumbang dana untuk pembangunan masjid di desa mereka. “Kami sangat berharap, jika penambangan dibuka kembali, akan bermanfaat bagi banyak orang, termasuk kelangsungan pembangunan masjid,” imbuhnya.

BACA JUGA  Kemenhub Akan Evaluasi 12 Pelabuhan Tol Laut di Maluku Utara
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah