Sarbin menegaskan, pasar murah dilaksanakan di Pulau Morotai sebagai bentuk komitmen pemerintah provinsi hadir di tengah masyarakat. Jumlah paket sebanyak 1.100 paket yang disediakan dengan tujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok terutama bagi ibu-ibu dan janda.
“Saya meminta maaf karena agenda pasar murah seharusnya dilaksanakan setelah shalat Jumat. Namun dipercepat karena ada kegiatan lain yang harus kami selesaikan, sehingga setelah shalat Jumat bisa kembali ke Ternate untuk menyelesaikan kegiatan tersebut,” ujarnya.
Di kesempatan itu, ia juga berterima kasih kepada Bupati Pulau Morotai dan jajarannya yang telah menyambut dengan hangat kehadiran mereka menggelar pasar murah.
Begitu pula Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas inisiatif Pemprov Malut mnggelar pasar murah.
“Kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan ekonomi dan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!