Sampah Berserakan di Ibukota, DLH Malut Akui Kekurangan Alat Penunjang

Saleh M. Radjiman, Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah DLH Maluku Utara, menyatakan bahwa mereka akan menindaklanjuti laporan tersebut. “Kami akan menindaklanjuti terkait informasi ini, meskipun ini termasuk kawasan Tidore Kepulauan, namun lokasinya juga merupakan bagian dari Ibu Kota Provinsi,” ujar Saleh saat ditemui media pada Kamis (17/04/2025).

Saleh menjelaskan bahwa sebagai pusat aktivitas Pemerintah Provinsi, Ibu Kota menghasilkan antara 8 hingga 12 ton sampah setiap harinya, yang kemudian dikelola di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional yang berlokasi di Desa Tabadamai, Kecamatan Jailolo Selatan, Halmahera Barat.

BACA JUGA  Sampah Berserakan, Kebersihan Kampus Unkhair Ternate jadi Sorotan

“Kami pemerintah provinsi telah menyiapkan TPA regional untuk dua wilayah, yaitu Kota Tidore Kepulauan dan Halmahera Barat. Sebagian besar sampah yang kami angkut berasal dari wilayah Oba,” tambahnya.

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah