Akademisi Unibrah Sofifi Soroti Model Komunikasi Wagub Sarbin Sehe

Lalu perihal angka korupsi yang menjerat kepala daerah terbilang tinggi versi ICW dan Malut, lanjutnya, menjadi salah satu daerah yang seharusnya mendapat perhatian lebih jauh. Indra melanjutkan, kata ‘transparansi’ perlu diiringi dengan penjelasan-penjelasan. 

“Soal data ICW, itu sangat penting. Kemudian, setiap individu memiliki cara atau pola dalam menyimak suatu informasi berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya masing-masing. Tentu saja tujuan pemerintah agar mencapai kesejahteraan masyarakat, tetapi diikuti dengan penjelasan. Jika mengalami kendala, ya model komunikasi perlu diperbaiki. Lebih ke penggunaan bahasa, pilihan kata,” tegas Indra yang juga  Sekretaris Bidang Pembinaan Mahasiswa DPD KNPI Maluku Utara. 

BACA JUGA  Di Rakornas 2026, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Harap APBD dapat Beri Manfaat Nyata ke Masyarakat

Indra menambahkan, dengan harapan, pola pikir dalam proses politik perlu mengedepankan nilai dari politik. Nilai akan mengarahkan pada tindakan dan pertimbangan-pertimbangan, di antaranya, etika pejabat dalam penggunaan bahasa. 

“Jadi kita perlu pertimbangkan etika, lalu dampaknya, jangan sampai kita mengabaikan nilai dari politik (political values),” tutup Indra. (RS/Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah