Lalu perihal angka korupsi yang menjerat kepala daerah terbilang tinggi versi ICW dan Malut, lanjutnya, menjadi salah satu daerah yang seharusnya mendapat perhatian lebih jauh. Indra melanjutkan, kata ‘transparansi’ perlu diiringi dengan penjelasan-penjelasan.
“Soal data ICW, itu sangat penting. Kemudian, setiap individu memiliki cara atau pola dalam menyimak suatu informasi berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya masing-masing. Tentu saja tujuan pemerintah agar mencapai kesejahteraan masyarakat, tetapi diikuti dengan penjelasan. Jika mengalami kendala, ya model komunikasi perlu diperbaiki. Lebih ke penggunaan bahasa, pilihan kata,” tegas Indra yang juga Sekretaris Bidang Pembinaan Mahasiswa DPD KNPI Maluku Utara.
Indra menambahkan, dengan harapan, pola pikir dalam proses politik perlu mengedepankan nilai dari politik. Nilai akan mengarahkan pada tindakan dan pertimbangan-pertimbangan, di antaranya, etika pejabat dalam penggunaan bahasa.
“Jadi kita perlu pertimbangkan etika, lalu dampaknya, jangan sampai kita mengabaikan nilai dari politik (political values),” tutup Indra. (RS/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!