Ayah korban, Musa Usman (61), beraharap pihak kepolisian dapat menindak tegas para pelaku. Ia mengaku tak terima dengan apa yang dialami sang anak.
“Anak saya ini masih sekolah, anak yang penurut terhadap orang tua. Saya tidak terima, jadi para pelaku harus diproses,” kata Musa kepada wartawan, Sabtu (05/04/2025).
Sementara, korban sendiri mengaku disetubuhi secara paksa oleh 16 pria dewasa. Ia pertama kali diperkosa oleh seorang pria berinisial HA (50 tahun) di dalam rumah ketika masih duduk di bangku kelas I SD.
Korban sempat melawan, namun tak berdaya. Usai melancarkan aksinya, HA mengancam korban agar tak buka suara seraya memberikan uang Rp 50 ribu.
Sejak diperkosa, korban mengaku setiap saat diminta HA untuk melayani nafsunya. Hingga sampai duduk di bangku kelas III SMP, korban masih disetubuhi HA. “Kalau HA itu ulang-ulang, itu saya masih SD. Lain kali di rumah dan di kebun. Tapi paling banyak di kebun,” ungkap korban seraya meneteskan air mata.
Selain HA, korban mengatakan ia juga disetubuhi oleh YA (62 tahun), dengan motif yang sama. YA mengancam seraya memberikan uang tutup mulut.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!