Kendati begitu, Kantor SAR Ternate melakukan pamapelan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat dan juga kapal-kapal yang melintas di area kejadian agar melapor ke Basarnas apabila melihat maupun menemukan.
“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan operasi Sar Kapal LCT SJP 168 A. Dengan telah ditutupnya Operasi SAR mak seluruh unsur dikembalikan ke satuannya masing-masing,” ucapnya.
Diketahui, unsur yang terlibat dalam pencarian kali ini adalah Kantor SAR Ternate, Polairud Ternate, DENBEKANG XV/2.A TERNATE, KM. TOPADAIDI, Lanal Ternate, KSOP Bitung, KSOP Ternate, Kantor Kesehatan Pelabuhan Ternate, Kapolsek Kayoa, KPLP Babang, Wilker Bosua, Pemerintah Desa Boki Miake, Owner Kapal, Agen Kapal, ORARI, RAPI dan Masyarakat Desa Boki Miake serta keluarga korban.
Sebagai informasi, kapal LCT SJP 168 A, tenggelam di perairan Batang Dua pada Jumat, 14 Maret 2025. Kapal naas itu memuat 8 POB. Dalam peristiwa ini, 4 awak termasuk kapten kapal selamat, sementara 4 awak lainnya dinyatakan hilang.
Adapun korban yang berhasil selamat dalam insiden ini yaitu Philips J.M Nasarany (Nahkoda), Rahmat (Masinis), Hamdani (Juru Mudi), Irwandi (Juru Mudi). Sementara 4 awak kapal yang dinyatakan hilang adalah Muh Mufly ( Mualim I), Baharuddin Zamani (KKM), Zuber (Juru Minyak), M. Sapri Pammu (Juru Masak). (RI/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!