Selain itu, dalam memperingati hari ulang tahun ini, semua komponen harus menyadari pentingnya sejarah dalam memahami jati diri dan kekuatan kita sebagai entitas masyarakat yang otonom dan merdeka. Semua komponen harus bekerja sama untuk membangun Morotai sesuai dengan tugas dan tanggung jawab serta kompetensi yang dimiliki.
“Peran pemerintah daerah dan masyarakat sangat penting dalam membangun kabupaten ini. Pemerintah daerah harus melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat, sedangkan masyarakat harus bekerja, mematuhi kewajiban, bekerja sama menjaga keamanan dan kebersihan di lingkungan sekitarnya. Konsep berpikir ini dapat membantu kita menyadari jati diri dan mampu membangun Morotai yang lebih baik,” kata Muhammad Risky.
Lanjutnya, dalam peringatan HUT ke-16 Kabupaten Pulau Morotai tahun 2025, tema besar yang diangkat oleh pemerintah daerah adalah ‘Morotai Adil, Unggul, dan Sejahtera’. Tema ini merupakan perwujudan visi dan misi Bupati Drs. Rusli Sibua, dan Wakil Bupati Rio Christian Pawane yang akan diupayakan untuk diwujudkan selama masa jabatan 2025-2030.
“Dengan tema ini memiliki makna yang sangat penting bagi masyarakat Kabupaten Pulau Morotai, karena merupakan harapan dan cita-cita untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan yang lebih baik. Dengan tema ini, diharapkan masyarakat dapat bersama-sama berjuang untuk mencapai tujuan tersebut,” pungkasnya.
Adapun di akhir paripurna Istimewa HUT Kabupaten Pulau Morotai ke 16, Rektor Universitas Pasifik Pulau Morotai Irfan Abd Hi. Rahman dipercayakan membacakan tonggak sejarah Pulau Morotai.
Turut hadir dalam rapat paripurna istimewa Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pulau Morotai yang ke-16 Tahun 2025 yakni Ketua DPRD Pulau Morotai, Muhammad Risky, Wakil Ketua I, Djainudin Papala dan 17 Anggota DPRD dan Forkopimda serta para pimpinan OPD. (*RF/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!