Dalam kesempatan tersebut, Habib Abubakar mengungkapkan bahwa bantuan kali ini lahir dari kesadaran pribadi sebagai panggilan moral. Pada masa kepemimpinan Burhanuddin Abdurrahman, mantan Wali Kota Ternate, beliau dan istrinya bersama-sama memberikan bantuan antara Rp 20 hingga 30 juta.
“Gerakan kemanusiaan ini telah berlangsung selama 45 tahun tanpa bantuan dari pemerintah,” ucap Habib saat diwawancarai, Selasa, (11/03/ 2025).
Beliau juga menjelaskan bahwa banyak orang dhuafa yang telah dibantu, dan mereka merasakan manfaat nyata dari bantuan yang diberikan, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial. “Bantuan yang kami berikan tidak hanya ditujukan untuk golongan tertentu, tetapi untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Habib Abubakar berharap santunan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Maluku Utara, khususnya di Ternate. (RUL/Red2)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!