Cerita Pekerja dari Dalam Tumpukan Limbah Tambang IWIP

Keselamatan Kerja yang Diabaikan oleh Perusahaan

Salah satu isu utama yang disampaikan sumber adalah keselamatan kerja. Menurutnya, pengawasan terhadap prosedur keselamatan di lapangan sangat minim. “Sering kali, kejadian kecelakaan terjadi karena pengawas lapangan, terutama dari pihak perusahaan Tiongkok, tidak memberikan perhatian yang cukup terhadap prosedur keselamatan yang harus dipatuhi,” ungkapnya. 

Kecelakaan yang melibatkan operator di divisi limbah menjadi contoh nyata dari kurangnya perhatian terhadap keselamatan kerja. “Salah satu kejadian yang pernah terjadi adalah kecelakaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia. Kami harus bekerja di daratan, tapi tugas kami adalah membawa tumpukan limbah yang harus dibuang ke lautan dengan kedalaman mencapai 30-an meter. Ini jelas sangat berbahaya karena nyawa jadi taruhan diambang pintu maut,” ungkapnya.

BACA JUGA  Dampak Banjir Halmahera Tengah, Warga Dihantui Krisis Air Bersih

Selain itu, meskipun ada pelatihan keselamatan kerja ataupun (K3) sebelum pekerjaan dimulai, tapi di lapangan banyak prosedur yang tidak dijalankan dengan baik dan benar. “Pelatihan keamanan dan keselamatan  diberikan, tapi saat kami bekerja, banyak prosedur yang diabaikan. Terutama saat ada tekanan dari manajemen untuk terus bekerja tanpa memperhatikan keselamatan,” tubuh dan tenaga kerja kami seakan-akan dikontrol oleh remot yang bisa dengan mudah diatur-atur.

BACA JUGA  Sebut Ada Dalang di Balik Mogok Kerja Dokter RSUD Labuha, Bupati Halsel: Saya Akan Cari Orangnya
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah