Kasus Anak Eks Bupati Halsel Hamili Pacar Mengendap di Polda, Korban Minta Kepastian Hukum

Dengan terbata-bata, S mengaku dirinya kecewa dengan masalah ini, termasuk pihak Krimum Polda Maluku Utara, yang lamban menindaklanjuti laporannya. 

“Saya harap dari Krimum Polda Maluku Utara dengan masalah ini menyelesaikan dengan transparan karena dari kemarin saya dan keluarga mendapatkan beberapa pelayanan dengan begitu membingungkan terhadap masalah ini,” angkapnya.

S berharap banyak ada kepastian hukum terhadap aduan yang telah dilaporkan itu sehingga dirinya dan keluarga tidak dirugikan.

BACA JUGA  Miliki Sabu, Dua Pemuda di Maluku Utara Diringkus Polisi 

Disentil apakah ada upaya dari pihak laki-laki yang coba untuk mengganggu penanganan kasus ini, S bilang, kemungkinan-kemungkinan itu bisa saja terjadi. “Karena mungkin dari pihak keluarga laki-laki adalah keluarga terpandang dan mungkin dia bisa bekapan dari Krimum Polda Maluku Utara,” katanya.

Menurut S, sejauh ini tak ada respon yang baik dari keluarga ARP, bahkan mereka meragukan dengan janin yang ada di kandungannya itu. “Mereka (keluarga laki-laki) ragukan kandungan saya dan mereka siap untuk memenjarakan ARP, dan tidak ada itikad untuk bertanggung jawab dan menikahi saya,” akunya. 

BACA JUGA  Cerita 14 Anggota Paskibraka Pulau Taliabu, dari Uang Saku, Makanan Tak Layak, hingga Nyaris Diusir Pihak Hotel
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah