Samsuddin menuturkan, diketahui bersama, Maluku Utara saat ini mempersiapkan masa transisi di mana pelantikan kepala daerah akan dilakukan pada 20 Februari mendatang. Untuk itu, diperlukan persiapan dan perencanaan terkait rekomendasi program yang dapat menjadi acuan bagi kepala daerah baru yang akan memimpin Maluku Utara ke depan.
“Selain untuk memastikan pembangunan berkelanjutan yang terencana, dokumen RPJMD ini penting sebagai bahan acuan untuk pemimpin Maluku Utara ke depan, karena kita semua tentunya ingin agar pembangunan dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Samsuddin juga mengingatkan bahwa ASN sebagai pelaksana kebijakan agenda politik harus terus melaksanakan konsolidasi kinerja secara sinergis.
“Dalam kontestasi politik ada peraduan visi misi antar calon dan sekarang kita telah mendapatkan pemenangnya. ASN sebagai pelaksana agenda politik tentu dalam transisi masa pemerintahan akan berimplikasi pada konsolidasi kinerja,” terangnya.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!