Bertemu Menteri Ketenagakerjaan, Bupati Halsel Bahas Strategi Meningkatkan Kompetensi Tenaga Kerja

Halsel, Maluku Utara – Dalam upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Halmahera Selatan, Bupati Halsel, Hasan Ali Bassam Kasuba, bertemu dengan Menteri Ketenagakerjaan, Prof. Yassierli, Ph.D, di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta (15/01/2025)

Pertemuan ini juga dihadiri oleh Staf Khusus Menteri, Prof. Dr. Sukro Wahab, M.Si, Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Bina Lavotas), serta Dirjen Bina Lavontas, Agung Nur Rohmad, ST, MM.

Dalam diskusi yang berlangsung produktif, Bupati Bassam mengusulkan beberapa program strategis, antara lain: Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Halmahera Selatan.
Kerja Sama Peningkatan Kompetensi dan Pelatihan Kerja untuk mencetak tenaga kerja terampil.

Integrasi Data Aplikasi Siap Kerja untuk mempermudah penyerapan tenaga kerja lokal.
Penguatan Layanan Data Tenaga Kerja Asing guna mendukung transparansi dan akuntabilitas.

BACA JUGA  Bupati Bassam Bakal Distribusi Guru Secara Merata di Halsel

Hasil pertemuan ini melahirkan kesepakatan penting yang akan dituangkan dalam penandatanganan MoU pada Februari 2025 mendatang, bertepatan dengan acara NakerFast. Acara tersebut rencananya akan dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan dan Presiden Prabowo Subianto.


Salah satu poin utama dari kesepakatan ini adalah pembangunan BLK yang akan memulai tahap groundbreaking pada pertengahan tahun 2025. BLK ini akan dilengkapi dengan fasilitas modern untuk mendukung program pelatihan upskilling dan reskilling tenaga kerja lokal.

Selain itu, kurikulum di SMK di Halsel akan disesuaikan dengan kebutuhan industri, khususnya sektor pertambangan yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Dengan demikian, lulusan SMK dapat langsung terserap oleh dunia kerja.

Bupati Bassam juga menekankan pentingnya membangun ekosistem peningkatan produktivitas tenaga kerja yang melibatkan Kementerian Ketenagakerjaan, perusahaan tambang, dan perguruan tinggi. Kemitraan ini akan mencakup program vokasi, pelatihan berbasis kebutuhan industri, dan monitoring tenaga kerja asing.

BACA JUGA  Speedboat Tanpa Surat Izin Bebas Beroperasi, Dishub Halsel Bakal Bertindak

“Ini adalah langkah besar untuk Halsel. Kita ingin memastikan bahwa generasi muda Halsel tidak hanya siap kerja, tetapi juga kompetitif di tingkat nasional dan internasional,” ujar Bupati Bassam.

Sebagai bagian dari inovasi digital, akan dikembangkan aplikasi khusus untuk memantau dan mendukung mobilitas tenaga kerja. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pencari kerja, mengintegrasikan data tenaga kerja lokal, dan meningkatkan pengawasan terhadap tenaga kerja asing.

Dengan sejumlah program yang disepakati, Bupati Bassam optimis bahwa peningkatan kualitas SDM Halsel dapat segera terealisasi. “Insya Allah, tahun ini menjadi tonggak penting bagi pengembangan tenaga kerja Halsel. Dukungan pemerintah pusat akan menjadi katalis untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” Tutupnya. (Red)

chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah