Kata Bahtiar, fakta lain menunjukan bahwa kematian korban tak wajar adalah sebuah batu di atas kali mati yang dicurigai menjadi alat bekas perkelahian, begitu juga rerumputan di TKP terlihat tidak normal seperti bekas terjadinya perkelahian.
“Hal ini kemudian menimbulkan kecurigaan besar kami bahwa adanya peristiwa perkelahian. Jika dugaan tersebut tidak benar, maka dimohon agar dapat diungkapkan kebenarannya. Pihak keluarga juga tidak menerima baik, dan merasa tidak puas kalau almarhum disebut meninggal karena alami kecelakaan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, jenazah Kakek HY (74) ditemukan oleh warga di sebuah tebing kali mati (Barangka) di Kecamatan Ternate Pulau, Kota Ternate, Minggu (22/12) lalu.
Mayat pria lansia ini ditemukan sekira pukul 17.35 Wit, tepat di kali mati atau barangka perbatasan jembatan Kelurahan Kastela dan Kelurahan Jambula. (Riv/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!