Sofifi, Haliyora
Gubernur Provinsi Maluku Utara bersama Kadis Sosial serta keluarga penerima bantuan melakukan pertemuan dan mendengarkan langsung proses penyaluran bantuan sosial (Bansos) Tahun 2021 oleh Presiden Joko Widodo melalui video konfrens, Senin (04/01/2021) di kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi.
Usai pertemuan, kepada wartawan, Kadis Sosial Provinsi Maluku Utara, Muhammad Ismail menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut akan dilakukan secara offline dan online.
Dijelaskan pula batuan sosial itu dilaksanakan dalam tiga program yakni Progran Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Sembako (BS).
Kata dia, mekanisme penyaluran bantuan untuk tiga jenis program itu berbeda-beda.
Disebutkan, untuk Program Keluarga Harapan (PKH) akan disalurkan lewat bank yang sudah ditentukan oleh negara, yaitu untuk di Maluku Utara ini bank BRI, BNI dan Kantor Pos.
“Jadi nanti bantuan tersebut disalurkan lewat rekening masing-masing penerima dan mereka langsung mengambilnya di bank,” jelasnya.
Bansos jenis PKH ini, kata dia, disalurkan tiap tiga bulan sekali yakni pada Januari, April dan Oktober.
Sedangkan untuk Bantuan Sosial Tunai (BST), penerima akan menerima uang tunai sebesar Rp 300.000 per bulan selama empat bulan berturut-turut yakni mulai Januari-April, dan disalurkan melalui PT. Pos Indonesia, kemudian pihak PT. Pos akan mengantarkan ke rumah penerima bantuan.
Sementara untuk program Bantuan Sembako (BS), kata kadis Sosial, akan menyasar ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang juga disalurkan oleh bank melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
“jadi penerima program Bantuan Sembako akan mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 200.000 per bulan selama setahun, mulai Januari-Desember 2021,” ungkapnya.
Muhammad Ismail menambahkan, untuk Maluku Utara, jumlah penerima Bansos pada Program Keluarga Harapan (PKH), sebanyak 34.644 orang. Sedangkan penerima bantuan pada Program Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 51.000 orang, sementara penerima bantuan pada program Bantuan Sembako (BS), belum diketahui total jumlahnya.
“Kalau jumlah penerima bansos Program Bantuan Sembako seluruh Maluku Utara saya belum tahu persis jumlahnya,” kata Muhammad Ismail. (Sam-1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!