Politik itu bisnis, bukan pekerjaan orang miskin. Politik itu pekerjaan orang kaya untuk melipat gandakan kekayaannya
Akademisi Universitas Indonesia Dr. Margarito Kamis
Sofifi, Maluku Utara – Wacana kepala daerah (Kada) dipilih oleh DPRD yang digulirkan Presiden Prabowo Subianto, mendapatkan beragam tanggapan publik. Wacana ini menuai pro dan kontra.
Meski demikian, tak sedikit mendukungnya dengan dalih menekan pengeluaran negara. Menurut presiden, uang itu bisa digunakan untuk membiayai program yang lebih penting untuk rakyat.
Akademisi Universitas Indonesia Dr. Margarito Kamis mengatakan, seyogyanya kepala daerah dipilih oleh DPRD adalah bukanlah anti demokrasi melainkan demokrasi yang sesungguhnya. Berbeda lagi dengan apabila seorang kepala daerah ditunjuk atau diwariskan kepada seseorang.
“Saya salah satu orang yang sangat mendukung jika calon kepala daerah baik itu gubernur, bupati dan walikota dipilih langsung oleh DPRD, karena saya tahu buruknya pemilihan langsung dari sisi sosial ekonomi dan seterusnya, kenapa saya mendukung itu, karena itu tidak ada hubungannya dengan demokrasi,” kata Margarito Kamis di Ternate, Senin (23/12/2024).
Menurut Margarito, dalam sejarah model pemilihan langsung maupun tidak langsung selalu ada kelemahan, contohnya seperti Amerika Serikat yang memadukan antara kedua model pemilihan tersebut.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!