Arwin Tamimi yang dikonfirmasi Haliyora.id via handphone mengatakan bahwa pembebasan lahan Bandara Taliabu tak dapat dilakukan karena anggaran tidak tersedia.
“Memang kami sudah anggarkan tapi lagi-lagi saat kami buat permintaan, anggaran itu tidak ada, tidak diakomodir oleh keuangan dengan alasan bahwa anggaran untuk pembebasan lahan itu tidak ada, jadi sebagai dinas teknis kami mau buat apa, tugas kami cuma buat permintaan, yang menentukan itu keuangan,” terang Arwin, Minggu (22/12/2024).
Selain lahan bandara, beberapa bidang lahan termasuk tanaman milik warga telah digusur untuk kepentingan infrastruktur jalan lintas Pulau Taliabu. Namun belum dilakukan ganti rugi karena anggarannya tidak tersedia.

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!