PPPK Nakes Mogok Kerja, Pelayanan RSUD Ir Soekarno Morotai Terbengkalai

Daruba, Maluku Utara – Sebanyak 56 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di RSUD Ir Soekarno Kabupaten Pulau Morotai, melakukan mogok kerja. Pasalnya, hingga kini Pemda belum membayar gaji mereka selama dua bulan.

Diketahui, 56 PPPK itu terdiri dari tenaga bidan dan perawat yang melakukan mogok kerja sejak Senin (17/12) kemarin, mulai dari Ruang Ponek, IGD, ICU, OK, Isolasi, BPJS, Radiologi, dan Laboratorium.

BACA JUGA  Terkait Penanganan Kasus Masjid, Kejagung RI Diminta Evaluasi Kejari Sula

Mogok ini berdampak fatal terhadap pelayanan pasien, sebab tenaga kesehatan pegawai PNS tidak banyak, sementara tenaga bidan maupun perawat banyak dari PPPK.

Salah satu perawat PNS di RSUD Ir Soekarno mengaku bahwa saat rekan-rekan bidan maupun perawat mogok kerja, mereka sangat kewalahan menangani pasien.

“Kami kewalahan tangani pasien, karena teman-teman PNS sedikit, jadi kalau pasien darurat kami saling minta bantu di ruangan lain,” ungkapnya menolak namanya dipublikasi.

BACA JUGA  Jelang Bulan Ramadhan, Dinas Pangan Kota Ternate Gelar Pangan Murah
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah