Polda Maluku Utara Didesak Lanjutkan Penanganan Kasus Dugaan Premanisme Bupati Frans Manery

Ternate, Maluku Utara – Puluhan demonstran mengatasnamakan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Polda Maluku Utara, Kamis (17/10/2024). 

Massa GMKI mendesak Polda Maluku Utara agar melanjutkan proses hukum kasus premanisme Bupati Halmahera Utara, Frans Manery. 

Edwar Lahengko, selaku koordinator lapangan menyampaikan, pihaknya merasa kaget, karena Polda Maluku Utara menyatakan kasus itu telah berakhir lantaran kedua belah pihak berdamai.

BACA JUGA  Diduga Sebar Video 'Syur' Bareng Mantan Pacar, Oknum Polisi di Maluku Utara Dipolisikan

“Hal itu kami ketahui pada 4 Oktober 2024 kemarin melalui pemberitaan salah satu media online, bahwa kasus pengancaman yang dilakukan Frans Manery terhadap GMKI Cabang Tobelo berakhir damai,” ujar Edwar. 

Menurut Edwar, selaku korban, secara institusi organisasi pihaknya tidak pernah dihubungi atau dikonfirmasi terkait gelar perkara yang berujung perdamaian itu. Olehnya itu, GMKI memohon atensi dari semua pihak demi untuk mengembalikan nama baik institusi organisasi tersebut.

BACA JUGA  Warga yang Rumahnya Rusak Akibat Bentrok 2 Desa Kembali Tagih Janji Bupati Halut
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah