Bahkan Lanjut Djhon, bukan hanya pengelolaan keuangan daerah yang terbaik akan tetapi di masa kepemimpinan Ubaid-Anjas di tahun pertama mampu melunasi hutang-hutang daerah (Defisit).
“Makanya pilih pemimpin itu seperti Ubaid dan Anjas karena sudah terbukti bersih dari korupsi kolusi dan nepotisme,” sebutnya.
Djhon menjelaskan, berdasarkan alasan itu sehingga DPC PDIP Halmahera Timur memilih bergabung dan mendukung Paslon Ubaid-Anjas pada Pilkada Halmahera Timur tahun 2024.
“Pilkada 2020 kami PDIP Halmahera Timur tidak sejalan, tetapi seiring berjalannya waktu dan melihat progres pembangunan yang luar biasa di masa kepemimpinan Ubaid-Anjas pada periode pertamanya sehingga di Pilkada 2024 ini kami memutuskan untuk mengusung dan mendukung paslon Ubaid-Anjas,” pungkasnya. (RH/Red1)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!