Surat ‘Cinta’ Gerindra Malut ke PT. IWIP

Kemudian, menjelang pemilihan kepala daerah Provinsi Maluku Utara dan Kabupaten Halmahera Tengah yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024, diduga Rosalina Sangaji dengan sengaja telah menyampaikan secara langsung dan komunikasi by phone dengan karyawan PT. IWIP untuk memilih salah satu dari empat calon gubernur/wakiI gubernur Maluku Utara. 

Selain itu, menyampaikan secara langsung dan komunikasi by phone dengan karyawan PT. IWIP untuk mendukung salah satu pasangan calon bupati/wakil bupati Halmahera Tengah 2024-2029. Adanya unsur paksaan dan ancaman pemecatan bagi karyawan yang tidak mengikuti keinginan Rosalina Sangaji. 

BACA JUGA  Gubernur Sherly dan UPT Kementerian Bahas Problem Infrastruktur di Maluku Utara

Disebutkan bahwa PT. IWIP adalah perusahan dengan investasi berskala besar oleh karena itu untuk menjaga stabilitas, keamanan, dan kenyamanan berinvestasi haruslah dihindari politik praktis.

“Maka dengan ini kami berharap manajemen PT. IWIP untuk secepatnya memberikan warning dan punishment pemecatan kepada saudari Rosalina Sangaji, serta yang bersangkutan segera menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka di media agar tidak menimbulkan polemik dan keresahan yang ujungnya terjadi konflik di masyarakat,” tegas DPD Gerindra Maluku Utara dalam surat tersebut. 

BACA JUGA  Kajari Tahan 3 Tersangka Kasus TPU Sangowo Morotai
chat_bubble_outline

Belum ada komentar disini

Jadilah yang pertama berkomentar disini!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Pilih Wilayah