Menurutnya, di negeri ini banyak orang cerdas jadi kenapa harus ragu pada mereka untuk memimpin! “Kalau tidak mengakui anak kampung, berhenti sekolahkan anak-anak karena lebih memilih dukung orang lain. Malu kalau kita keluar dan ditanya bupati orang mana? Malu sebagai anak negeri, kedepannya kepala desa orang luar lagi,” ujarnya.
Seraya menambahkan, “Edi Langkara cuman jabatan 5 tahun, beri kesempatan dia untuk pimpinan daerah ini. Jangan orang di luar sana tertawakan kita semua karena hanya orang luar yang datang pimpin daerah.” (RJ/Red)

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!