Sofifi, Maluku Utara- Pemerintah Provinsi Maluku Utara, bersama Walikota Ternate, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PKM) menggelar rapat koordinasi penanganan darurat bencana banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate.
Walikota Ternate Tauhid Soleman, dalam pertemuan tersebut menjelaskan, bencana yang terjadi di Kelurahan Rua karena intensitas curah hujan yang sangat tinggi, sehingga membuat air meluap dari tebing dan menjebol tanggul penahanan air sehingga terjadi banjir ke pemukiman warga.
“Data terbaru hari ini, jumlah korban meninggal dunia yang kita himpun sebanyak 16 orang, yang belum ditemukan 3 orang, 15 orang luka-luka, kemudian warga yang berdampak 39 KK, 139 jiwa, terdiri dari laki-laki 67 jiwa, perempuan 72 jiwa, balita 18 jiwa, anak-anak 9 jiwa, remaja 21 jiwa, dewasa 78 jiwa dan lansia 70 jiwa,” ungkap Tauhid Soleman, saat rapat bersama di aula kantor Walikota Ternate, Selasa (27/8/2024).

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini!